• SMP NEGERI 1 RANCABALI
  • JUARA

Covid-19 dan Dunia Pendidikan Indonesia

Awal Tahun 2020, dunia dikejutkan dengan penyebaran Virus Corona atau Covid-19 yang mengancam kesehatan manusia, bahkan sampai menyebabkan kematian. Penyebaran virus ini pertama kali berasal dari Kota Wuhan, Tiongkok pada Desember 2019, yang kemudian menyebar ke berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia. Korona termasuk ke dalam keluarga besar virus yang biasanya menginveksi hewan, namun lambat laun dapat berevolusi dan menyebar ke manusia. Penyebaran penyakit ini dengan cara kontak fisik langsung dengan penderita. Hal ini tentu membuat resah masyarakat karena khawatir akan tertular.

Beberapa negara berupaya untuk menekan laju penyebaran virus tersebut termasuk di Indonesia. Untuk mengantisipasi semakin meluasnya virus ini, Bapa Presiden Jokowi memerintahkan kepala daerah mulai provinsi hingga kabupaten dan kota menetapkan situasi penyebaran Covid-19 di wilayahnya, dengan berkonsultasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Akhirnya sejumlah kepala daerah melakukan langkah-langkah pencegahan penyebaran virus ini diantaranya dengan menutup sekolah, menyarankan warga bekerja dari rumah sampai menutup pusat keramaian seperti kawasan wisata. Belajar dan bekerja melalui metode online.

Sejumlah daerah di tanah air, Senin (16/3) mulai meliburkan sekolah di wilayahnya masing-masing untuk mengurangi penyebaran Covid-19. Para siswa disarankan untuk melakukan kegiatan belajar mengajar (KBM) di rumahnya masing-masing menggunakan teknologi informasi dan media sosial (medsos).

Dikutip dari UNESCO, hingga 13 Maret, ada 61 negara di Afrika, Asia, Eropa, Timur Tengah, Amerika Utara dan Amerika Selatan yang telah menerapkan pembelajaran sekolah dan universitas. UNESCO menyediakan dukungan langsung ke negara-negara, termasuk solusi untuk pembelajaran jarak jauh yang inklusif.

Ketika sekolah diliburkan, maka civitas akademi akan memperoleh dampak yang besar. Jika semua harus terhenti atau setidaknya diundur maka waktu pelaksanaan kegiatan belajar selama setahun akan mundur sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Belum lagi bagi kelas 6, 9 dan 12 yang sebentar lagi harusnya menghadapi ujian nasional.

Untuk mengantisipasi hal ini, maka banyak situs-situs pembelajaran yang dapat dimanfaatkan siswa saat belajar di rumah. Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) pun mengembangkan aplikasi pembelajaran jarak jauh berbasis portal dan android yaitu Rumah Belajar yang dapat diakses di belajar.kemdikbud.id. Kemdikbud juga didukung oleh mitra dari sektor swasta untuk menyelenggarakan sistem belajar secara daring seperti Ruang Guru, Google for Education, Quipper School, Zenius Education dan Kelas Pintar. Diharapkan, dengan menggunakan aplikasi ini dapat memudahkan dan membantu para siswa saat belajar di rumah.

SMP Negeri 1 Rancabali juga, mengikuti intruksi dari Pemerintah Kabupaten Bandung memberlakukan sistem belajar di rumah terhitung mulai Tanggal 16-31 Maret 2020. Jadwal pelajaran telah dibuat 2-3 mata pelajaran per hari. Setiap harinya siswa dapat mengakses tugas dari setiap guru mata pelajaran melalui web SMP Negeri 1 Rancabali dan juga grup Whatsapp.

Diharapkan program ini dapat mendukung pemerintah dalam rangka meminimalisir penyebaran Covid-19, tetapi hak anak untuk belajar juga dapat terpenuhi. Semoga permasalahan ini segera berakhir... sehat, smangat,,, maju terus Bangsa Indonesia.

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Informasi PPDB ke SMPN 1 Rancabali Tahun Pelajaran 2020/2021

Masa PendaftaranJalur Afirmasi, Prestasi dan Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali tanggal 15 s.d. 19 Juni 2020   Jalur Zonasi22 s.d. 26 Juni 2020 Calon Peserta Didik Baru dapat men

23/06/2020 09:28 WIB - asep parid
Do'a Niat dan Buka Puasa

22/04/2020 23:13 WIB - asep parid
Definisi Webinar dan Jenisnya

Seiring perkembangan zaman, teknologi sudah mulai menjadi solusi efektif untuk mengatasi berbagai masalah. Tak terkecuali, di dunia pemasaran dan penyebaran informasi. Saat ini, webinar

21/04/2020 09:16 WIB - asep parid
UN vs COVID-19

Pada Selasa, 23 Maret 2020, Pemerintah mengumumkan bahwa UN (Ujian Nasional) 2020 dihapus. Hal ini merupakan dampak dari merebaknya Virus Corona atau dikenal juga dengan Covid-19 di Ind

28/03/2020 14:02 WIB - Nunung Nuraeni, S.Pd.
IKUT MEMERIAHKAN FESTIVAL LITERASI, SMPN 1 RANCABALI MENGUTUS SISWA

Sabtu, 30 November 2019, SMP Negeri 1 Rancabali ikut memeriahkan acara Festifal Literasi yang diselenggarakan oleh Bupati Kabupaten Bandung Bapak H. Dadang M. Naser di Gedung Sabilulun

02/12/2019 19:00 WIB - Nunung Nuraeni, S.Pd.
UPACARA MEMPERINGATI HARI GURU

Tanggal 25 November 2019 ini segenap Bangsa Indonesia memperingati hari guru yang bertepatan pula dengan HUT PGRI ke-74. Upacara dilaksanakan di berbagai unit pendidikan termasuk di SMP

26/11/2019 07:51 WIB - Nunung Nuraeni, S.Pd.
PERINGATAN BULAN BAHASA DI SMP NEGERI 1 RANCABALI

   Kamis, 31 Oktober 2019 kemarin, di SMP Negeri 1 Rancabali diadakan kegiatan lomba untuk memperingati Bulan Bahasa. Acara ini dilatarbelakangi dengan upaya untuk memperkenal

04/11/2019 14:54 WIB - Nunung Nuraeni, S.Pd.
Upacara Hari Sumpah Pemuda di SMP Negeri 1 Rancabali

Upacara Hari Sumpah Pemuda di SMP Negeri 1 Rancabali Hari Senin, Tanggal 28 Oktober 2019 ini, seperti biasa di SMP Negeri 1 Rancabali dilaksanakan upacara. Namun, upacara kali ini berbe

28/10/2019 22:03 WIB - Nunung Nuraeni, S.Pd.
SMPN 1 Rancabali Raih Juara 2 “Maca Aksara Sunda” dan Juara 3 Pupuh

MGMP Bahasa Sunda Gugus 3, telah melaksanakan Pasanggiri Bahasa, Sastra dan Seni Sunda yang dilaksanakan pada Sabtu, 19 Oktober 2019. Pasanggiri ini diikuti oleh sekolah-sekolah tingka

20/10/2019 08:57 WIB - Nunung Nuraeni, S.Pd.