• SMP NEGERI 1 RANCABALI
  • JUARA

Urgensi Mata Pelajaran IPS dalam Membentuk Karakter Peserta Didik

Salah satu mata pelajaran yang dipelajari di Tingkat SMP adalah IPS. Bagi kita yang pernah mengenyam pendidikan formal, siapa sih yang gak pernah belajar mata pelajaran ini. Pelajaran IPS memang dipelajari saat masih di bangku sekolah SD dan SMP. Namun, umumnya peserta didik kurang meminati mata pelajaran ini karena dikenal dengan materinya yang banyak, yang otomatis banyak nulis dan banyak hafalan, serta IPS juga merupakan salah satu mata pelajaran yang tidak diujiannasionalkan sehingga banyak peserta didik yang kurang mementingkan pelajaran ini.

Namun, perlu diketahui, pelajaran IPS ini justru merupakan pelajaran yang sangat bermanfaat. Di dalamnya terkandung nilai-nilai kehidupan yang dapat membentuk karakter peserta didik. Sebagaimana kita ketahui bahwa IPS ini terdiri atas beberapa cabang ilmu, di antaranya adalah Geografi, Ekonomi, Sejarah dan Sosiologi, yang masing-masing cabang ilmu tersebut mempelajari komponen-komponen penting dalam kehidupan manusia.  

Geografi mempelajari fenomena ruang di permukaan bumi. Objek formal dari Geografi ini adalah litosfer (lapisan batuan), hidrosfer (lapisan air), atmosfer (lapisan udara), biosfer (lapisan kehidupan yang mencakup hewan dan tumbuhan), serta antroposfer (lapisan kehidupan manusia). Semua cakupan komponen di permukaan bumi dipelajari dalam Geografi. Melalui pembelajaran Geografi kita diharapkan mampu memahami dan menghargai hubungan antar gejala di permukaan bumi, mengembangkan kepekaan dan tanggung jawab dalam masalah lingkungan hidup dan ketersediaan sumber daya alam, serta menumbuhkan sikap cinta tanah air.

Ekonomi mempelajari tentang kebutuhan hidup manusia, cara pemenuhan kebutuhan tersebut, serta mempelajari kebijakan ekonomi. Dengan belajar ekonomi, kita dapat memahami dasar perilaku ekonomi, melatih manajemen waktu dan keuangan, juga melatih pengembangan kreatifitas.

Sejarah mempelajari peristiwa pada masa lampau. Melalui mata pelajaran sejarah kita dapat mengetahui apa yang terjadi pada masa lalu, siapa yang terlibat, dimana peristiwa tersebut terjadi dan apa dampak dari peristiwa tersebut. Belajar sejarah akan menambah pengetahuan dan wawasan dari masa ke masa. Dari peristiwa sejarah, diharapkan kita dapat mengambil hikmah serta menjadikannya sebagai motivasi untuk dapat memajukan kembali bangsa Indonesia seperti para pahlawan yang telah berjuang pada zaman dahulu. Sejarah juga dapat menjadi sumber inspirasi dalam pembuatan karya seni seperti film, lagu, atau novel.

Sosiologi mempelajari hubungan yang dilakukan manusia sebagai anggota masyarakat. Agar hubungan tersebut berjalan baik, maka dalam hidup bermasyarakat manusia menciptakan norma dan nilai sebagai pengatur sekaligus pedoman bagi anggota masyarakat dalam bersikap dan bertingkah laku. Namun demikian, tidak jarang muncul perilaku-perilaku yang tidak sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat, sehingga melahirkan perilaku menyimpang dan konflik di antara anggota masyarakat. Setalah belajar Sosiologi kita dituntut untuk lebih tanggap, kritis dan rasional menghadapi gejala-gejala sosial dalam masyarakat serta mampu mengambil sikap dan tindakan yang tepat terhadap situasi sosial yang kita hadapi sehari-hari, serta mengembangkan sikap toleransi terhadap perubahan sosial dan budaya.

Masing-masing cabang ilmu memiliki objek dan pendekatan yang berbeda. Namun dalam mata pelajaran IPS, keempat cabang ilmu ini dipadukan menjadi satu kesatuan yang saling melengkapi dan berkesinambungan. Melalui mata pelajaran IPS diharapkan kita dapat menjadi warga negara yang baik dengan menguasai pengetahuan, keterampilan, sikap dan nilai yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah pribadi maupun sosial serta dapat mengambil keputusan untuk berpartisipasi dalam kegiatan masyarakat di tingkat lokal, regional maupun global.

Nah banyak kan manfaat yang didapat dari mata pelajaran IPS. So, yu kita fokus buat belajar IPS, sukai dan tentunya amalkan dalam kehidupan kita sehari-hari. Jangan mengkotak-kotakkan mana pelajaran yang penting dan tidak penting, karena semua ilmu itu penting dan bermanfaat.

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Hari Sumpah Pemuda, Momentum Kebangkitan Bangsa

Hari Sumpah Pemuda, Momentum Kebangkitan Bangsa Hari ini, tepatnya Tanggal 28 Oktober 2019, segenap Bangsa Indonesia memperingati Hari Sumpah Pemuda. Peringatan Hari Sumpah Pemuda ini b

28/10/2019 22:05 WIB - Nunung Nuraeni, S.Pd.
Hari Sumpah Pemuda, Momentum Kebangkitan Bangsa

Hari Sumpah Pemuda, Momentum Kebangkitan Bangsa Hari ini, tepatnya Tanggal 28 Oktober 2019, segenap Bangsa Indonesia memperingati Hari Sumpah Pemuda. Peringatan Hari Sumpah Pemuda ini b

28/10/2019 22:05 WIB - Nunung Nuraeni, S.Pd.
Pentingnya Pendidikan

Banyak orang berfikir bahwa pendidikan itu penting, tapi tidak sedikit pula yang berfikir bahwa pendidikan itu tidak penting. Apalagi bagi masyarakat yang tinggal di pedesaan ataupun da

01/04/2019 21:44 WIB - asep parid
Kegiatan E-Learning SMPN 1 Rancabali

E-Learning merupakan sebuah sistem atau konsep pendidikan yang mempergunakan teknologi informasi dalam proses belajar mengajar. Dengan E-Learning sangat memudahkan pembelajar dalam

01/04/2019 21:44 WIB - asep parid